|
Cara terbaik untuk mendukung perkembangan otak bayi Anda, ternyata sangat sederhana dan tidak mahal. Yaitu melalui permainan dan cinta kasih. Modalnya hanya waktu, kebersamaan dan hati Anda.
Rahasia kecerdasan bayi Anda bukan hanya perpaduan antara faktor genetik dan pengaruh lingkungan, tetapi yang terpenting adalah kualitas hubungan dan perhatian yang Anda curahkan bagi si buah hati.
Robert G. Voigt, M.D., dokter spesial perkembangan anak dari Mayo Clinic, Minnesota, mengatakan bahwa, “faktor yang sangat krusial menentukan kecerdasan yang optimal adalah kasih sayang orangtua.”
Libatkan anak Anda dalam aktifitas-aktifitas di bawah ini, untuk menstimulasi perkembangan kecerdasannya : 1. Bercakap-cakap dengannya. Menurut Lise Eliot, Ph.D., penulis buku What’s Going On in There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life, “ada korelasi yang sangat kuat antara banyaknya kata-kata yang pernah didengar bayi dengan kecerdasan verbalnya.” Semakin sering kita berbicara dengannya, semakin kaya perbendaharaan kata-katanya. Ceritakan hal-hal sederhana yang ada di sekitarnya. Tanggapi setiap respon yang ia berikan. Tunjukkan bahwa Anda menghargai ucapan-ucapannya yang sederhana.
2. Membaca buku bersama bayi Anda. Bersama-sama membaca buku cerita dapat saling meningkatkan ikatan emosional. “Ia akan mulai menyerap dasar-dasar kecakapan menulis dan membaca dari aktifitas ini,” kata Linda Acredolo, Ph.D., seorang pakar psikologi dari University of California. Dan gambar-gambar yang ada di dalam buku cerita, semakin menambah khasanah pengetahuannya. Jangan pernah bosan melakukan hal ini secara berulang-ulang. Semakin sering Anda membacakannya cerita, ia semakin mempertajam kemampuannya. Jangan terkejut kalau suatu hari, ia sudah mengetahui apa yang terjadi di halaman berikutnya dari buku tersebut.
3. Gunakan tangan Anda. Bukan berarti ringan tangan. Tapi gunakan tangan Anda untuk berkomunikasi dengan bayi Anda. Pada saat berbicara dengannya, jangan lupa ikuti dengan gerakan-gerakan tangan yang menggambarkan apa yang sedang dibicarakan. Metode ini dikenal sebagai Sign Language. Menurut Dr. Acredolo, “data-data menunjukkan bahwa sign language memberikan pengaruh yang sangat positif pada perkembangan IQ dan perkembangan bahasa anak Anda.” Profesor dari University of California ini telah meneliti bayi-bayi yang belajar 20 signs, ternyata dapat berbicara lebih cepat dan memiliki IQ yang lebih tinggi.
4. Berikan ASI. Air Susu Ibu terbukti menjadi salah satu faktor yang menunjang kecerdasan anak.
5. Biarkan bayi Anda menikmati waktunya sendiri. Terkadang kita terlalu asyik menstimulasinya, sampai lupa bahwa mereka juga perlu beristirahat dan bereksplorasi dengan dirinya sendiri. Sehingga ia menjadi kelelahan dan kehilangan konsentrasi. “Anak-anak memang butuh hiburan dan dihibur, tetapi mereka juga butuh waktu untuk sendiri, untuk bermain dan menghibur dirinya,” kata Dr. Eliot.
6. Perbanyak waktu di dekatnya. Ketika bayi Anda tahu bahwa kita selalu berada di dekatnya saat ia membutuhkan kita, dan rasa percaya dirinya tumbuh, ia mulai belajar mengeksplorasi lingkungannya. Jadi sering-seringlah memeluk dan melakukan kontak mata dengan bayi Anda. “Salah satu cara yang memotivasi anak-anak untuk belajar bicara adalah karena mereka ingin berhubungan dengan orang lain,” kata Dr. Acredolo.
Itulah sebabnya, sering terlihat seorang anak berusaha menunjukkan bunga pada Ibunya, atau menunjukkan bintang pada Ayahnya. Mereka ingin membuat sebuah ikatan. Bagaimanapun juga, yang utama adalah peran serta Anda dalam perkembangan kecerdasannya. Tak ada yang lebih berharga selain waktu-waktu Anda berada di dekatnya dan stimulasi yang Anda berikan.
Referensi : 1. www.parents.com 2. www.babysigns.com 3. www.signingtime.com 4. Baby Signs by Linda Acredolo, Ph.D. 5. Baby Sign Language Basics : Early Communication for Hearing Babies and Toddlers by Monta Z. Briant. 6. What’s Going On in There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life by Lise Eliot, Ph.D. |