|
Buku anak-anak tentang pentingnya memaafkan. Tetapi bagus juga untuk dibaca orangtua.
Pertama kali melihat buku ini, aku langsung suka dengan cover dan ilustrasi di dalamnya (by Timothy Basil Ering). Covernya dibuat dengan gaya buku kuno, terutama punggungnya. Ilustrasinya mengunakan pensil, halus sekali. Buku ini ternyata juga pemenang Newbery Medal (penghargaan untuk buku anak-anak) tahun 2004.
Ceritanya tentang tikus kecil bernama Despereaux yang suka sekali musik dan dongeng. Ia bernama Prancis, karena ibunya (Antoinette) berasal dari sana. Menyusup ke kastil dalam koper diplomat Prancis. Despereaux ini memang bukan tikus biasa. Badannya sangat kecil, kupingnya sangat besar, dan ia juga sakit-sakitan sehingga gampang bersin dan pingsan. Saking sukanya pada musik, ia sampai melanggar peraturan keramat para tikus: Tidak boleh berbicara dengan manusia. Suara musik yang pertama didengarnya adalah suara gitar Raja Phillip untuk anaknya, Putri Pea. Karena penasaran, Despereaux keluar dari lubangnya dan berkenalan dengan sang putri.
Perbuatannya ini menyebabkan ia dijebloskan ke penjara bawah tanah. Di sana ia bertemu tikus got bernama Chiaroscuro alias Roscuro, yang tergila-gila pada cahaya. Padahal tikus got, seharusnya suka tempat-tempat gelap. Juga ada Miggery Sow, gadis pelayan yang bodoh dan agak tuli karena keseringan dijewer. Mig ingin sekali menjadi putri, karena itu ia mau saja ditipu Roscuro untuk menculik Pea. Untunglah rencana busuk itu sempat diketahui Despereaux sehingga digagalkannya.
Setelah membaca buku ini, aku jadi semakin suka. Tokoh-tokohnya unik, tidak hitam-putih. Misalnya sang jagoan, Despereaux. Biarpun sakit-sakitan, tapi ternyata ia pemberani. Ia juga pemaaf, karena menurutnya dengan memaafkan, hatinya takkan membusuk digerogoti dendam. Karena itu ia mau memaafkan ayahnya, yang tidak membelanya ketika ia digiring ke penjara. Para villain-nya juga digambarkan berperasaan. Misalnya Roscuro, yang sebetulnya jadi jahat hanya karena obsesinya pada cahaya. Juga Miggery Sow, yang memiliki kisah hidup menyedihkan: ditukar ayahnya dengan beberapa rokok, taplak meja, dan ayam betina! |