We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Peningkatan Berat Badan Saat Hamil
Peningkatan Berat Badan Saat Hamil E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 09 Pebruari 2005

Bagaimana agar pada waktu hamil berat badan tidak naik dengan  pesat. Soalnya waktu hamil anak pertama berat badanku naik 28kg, yang kedua ini ingin agar berat badan naik dengan normal.

Berikut tanggapan dan pengalaman Moms WRM:

- Pengalaman saya waktu hamil yang pertama dan kedua, berat badan naiknya sekitar 15-20 lbs, semuanya ke bayi, jadinya setelah melahirkan  kurus,apalagi mesti kerja sendiri mengurus bayinya.

Yang mesti diperhatikan adalah menu makananya, double gizinya, kalori sekitar 2000-2500 kal/hari, atau sesuai kondisi Ibu, jadi kalau tadinya cemilannya gorengan yang lewat diganti dengan crackers+peanut butter, atau apple, celery, buah dan sayur diperbanyak.

Juga jangan lupa minum vitamin untuk Ibu hamil, khususnya yang mengandung Zinc, Folate, untuk perkembangan otak janin, konsultasikan dengan dokter kandungannya.

Kalsium juga perlu, waktu hamil saya minum susu 4 gelas sehari, atau diganti dengan keju, dan produk olahan dari susu. Waktu hamil saya juga sering dikirimi temanku nasi yang dicampur dengan kacang almond dan raisin, hem.. rasanya lezat selain tambah gizi juga, atau nasi putih campur dengan lentil.

Olahraga jalan pagi juga bagus untuk ibunya dan janinnya, sambil jalan bernyanyi kecil, ngobrol dengan janinnya, keliling halaman rumah saja kalau males jauh-jauh. Jangan stress, nikmati masa hamil, daripada pusing mikirkan berat badan, lebih baik waktu yang digunakan untuk mikir hal tersebut, ganti dengan aktifitas lain. Semoga sehat yach.

- Setahuku sewaktu hamil tidak boleh diet, kecuali kalau punya alergi. Aku  sama dokterku dilarang diet, padahal badan sudah besar. Pokoknya kalau ingin makan apa saja boleh. Tetapi kalau janinnya sudah besar, harus mulai diredam  napsu makannya, terutama yang mengandung garam, gula yang berlebih. Kalau kata tanteku  yang penting makan seperti biasa, dan jangan aji mumpung makan banyak.

- Aku saranin sebaiknya jangan diet dulu selama kehamilan supaya janinnya selalu sehat dan cukup gizinya begitu pula dengan ibunya. Cuman kalau pengalamanku waktu hamil pertama naik 16 kg(padahal seblm hamil sudah gendut) Ketika usia kehamilan 7 bulan dan janinnya waktu di usg berat kira2 sudah 3 kg an aku mulai disuruh diet tetapi dietnya juga tidak berat. Hanya dibilang jangan makan nasi terlalu banyak,roti/cake,mie dan diusahakan makan sore paling telat jam 19.00. Tetapi perbanyak makan sayur dan buah. Alhasil semua ini aku laksanakan dan ternyata dari kehamilan 7 s/d 9 bulan berat badannya hanya naik 1kg

- Sekedar berbagi cerita sesama berbadan besar saat hamil. Hamil pertama dulu aku naik 20kg, lalu hamil kedua naik 22 kg. Mereka keluarnya 3,3kg-an. Pengalamanku selama kita rajin kontrol DSoG, tidak perlu terlalu khawatir. Kalaupun sampai di titik tertentu, pasti dokternya akan kasih warning. Diet yang disarankan  bagus tuh. Maksudnya bukan buat mengurangin dan nahan makan, tetapi make sure yang masuk adalah yang sehat dan berguna buat kita dan janin. Jika  bikin makanan, ukuran garam dan gulanya diperhatikan.

Jika kondisi memungkinkan jangan lupa olahraga. Jalan sekitar rumah juga sudah sehat.  Sebetulnya yang masalah adalah kitanya yang susah menurunkan BB waktu habis melahirkan.

- Hamil pertama, karena ada masalah dan mesti membesarkan anak yang masih dalam kandungan plus bed rest 1 bulan. Aku naiknya sampe 35 kilo. Hamil yang kedua, juga masih 10 kilos kelebihannya sudah isi, jadi total kenaikannya 25 kg. Tetapi aku tidak perduli, yang penting anakku sehat. Jadi, berkorban dulu  badan bisa kulkas 2 pintu kanan kiri.

Sekarang udah turun 12kg  dan masih belum bisa diet soalnya tidak tahan sama rasa lapar habis menyusui...

- Saya share pengalaman pribadi saya saja. Saya sebelum hamil anak pertama BB 48kg. Sampai hamil 9 bulan jadi 59 kg. Karena capai mengurus bayi sempat turun jadi 50 kg (tiga bulan pertama). Sehabis itu karena menyusui dan kerja, jadi makan terus naik lagi jadi 55 kg. Sejak saya minum teh hijau (any kind teh hijau), BB saya stabil jadi 45 - 46 kg. Minum teh hijaunya hampir tiap hari (hari ngantor aja Senin - Jumat), secangkir saja tanpa gula. Ini pengalaman pribadi saya, mungkin bisa dicoba siapa tahu berhasil juga seperti saya.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement