We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Tangan Kreatif arrow Apa Itu Origami?
Apa Itu Origami? E-mail
Pengirim: Fajar Ismayanti   
Rabu, 09 Pebruari 2005

origami, craft, activity, creativity, art, children toy, decorKata origami berasal dari bahasa Jepang, yakni gabungan dari kata oru bermakna melipat dan kami berarti kertas. Ketika kedua kata itu bergabung, ada perubahan sedikit namun tidak merubah artinya yakni dari kata kami menjadi gami.

Sehingga yang terjadi bukan orikami tetapi origami, maksudnya melipat kertas. Saat ini, kata origami telah dikenal dan digunakan di seluruh penjuru dunia untuk menyebut seni melipat kertas.

Namanya saja seni melipat kertas, sudah pasti bahan yang paling dibutuhkan adalah kertas itu sendiri. Bahkan, aslinya memang hanya dan hanya dari selembar kertas, tanpa tambahan bahan ataupun alat apapun. Karena hanya dengan selembar kertas dan hampir semua kertas dapat digunakan, maka inilah seni yang paling mampu diakses oleh semua orang. Memang ada standar karakteristik kertas supaya mudah dan enak dilipat-lipat, misalnya yang tipis namun kuat. Hindari pemakaian kertas tebal semacam karton tebal, atau terlalu lentur seperti kertas tisu dan lain-lain, semuanya itu jelas menyulitkan.

Jika diamati, kertasnya saja sungguh menarik. Biasanya kertas yang digunakan untuk origami berwarna-warni. Warna umumnya hanya ada pada satu sisi sementara sisi lainnya putih polos. Namun pada perkembangannya menjadi bermacam-macam, seperti berwarna pada kedua sisi, atau bercorak/berpola sehingga semakin menarik. Kalau anda berada di Jepang, akan sangat banyak menemukan bermacam-macam desain kertas untuk origami dengan bahan, corak, pola, tekstur, warna dan lain sebagainya. Banyak orang yang mengenalnya sebagai kertas Chiyogami. Ada juga jenis kertas untuk origami yang sangat menarik namun sekaligus juga sangat mahal, yakni washi yang asli buatan tangan (handmade / original). Kertas washi itu aslinya dipakai untuk pembatas ruang rumah tradisional di Jepang.

***

Origami juga bisa disebut suatu kreatifitas dan ketrampilan membuat suatu model dengan selembar atau beberapa lembar kertas. Maka dari itu penting juga adanya imajinasi, lalu dituangkan dalam gerakan melipat-lipat kertas dari tangan sehingga terbentuk model tertentu yang diharapkan.

Dalam soal model, sebenarnya dikenal dua jenis model yakni model tradisional dan model orisinal. Model tradisional merupakan model yang umum/popular dan biasanya tak dikenal lagi siapa yang mendesain pertama kalinya. Meski jumlahnya banyak sekali, biasanya model tradisional ini merupakan bentuk-bentuk lama. Sementara model orisinal, merupakan karya-karya kontemporer buatan masing-masing para pelipat kertas dan dicantumkan namanya sebagai hak cipta mereka.

Pada umumnya, model yang disenangi dalam origami adalah binatang, di samping banyak juga model dari hampir seluruh obyek fisik seperti manusia, wajah-wajah, tumbuh-tumbuhan/tanaman/bunga, alat-alat transportasi, tulisan/huruf, alat-alat rumah tangga dan bangunan-bangunan. Ada pula di antara para pelipat kertas yang senang melipat bentuk abstrak atau bentuk matematikal. Bahkan ada juga pelipat kertas yang mengkhususkan diri pada origami modular, di mana banyak pengulangan dari suatu lipatan yang sederhana yang dirangkai sedemikian hingga membentuk struktur besar dengan komposisi yang menarik.

Selain kreatifitas model, soal bahan pun ternyata tidak lagi hanya melulu kertas. Beberapa seniman dan profesional origami kini malah telah bereksperimen dengan bahan-bahan yang lain, misalnya melipat model-model yang dihasilkan dari cardboard, beragam tipe kain, kawat berlubang, lembaran besi, dan bahkan lembaran-lembaran pasta. Memang jadi pertanyaan juga, apakah masih bisa disebut origami kalau demikian? Yang jelas gagasan awalnya memang tak bisa dilepaskan dari melipat kertas, namun penggunaan bahannya telah berkembang tidak hanya dari kertas saja.

Seperti juga namanya, teknik dasar dari origami adalah melipat. Yang paling sederhana adalah lipatan valley (lembah), di mana sepotong kertas rata dilipat dengan ciri jika dikembalikan lagi (tidak dilipat lagi) garis lipatan akan membentuk suatu sungai/lembah. Lipatan dasar lainnya  adalah lipatan mountain (gunung), di mana jika kertas dikembalikan lagi akan membentuk suatu bubungan yang terangkat atau bentukan gunung. Lipatan mountain (gunung) ini jelas berkebalikan dengan lipatan valley (lembah).   Kombinasi-kombinasi dari lipatan-lipatan dasar ini membentuk dasar-dasar dan permulaan bentuk yang dapat digunakan untuk melipat berbagai model. Tentu saja, dalam perkembangannya banyak lipatan kompleks dan teknik-teknik baru yang ditemukan dan dikembangkan kemudian.

***

Sebutan model origami, seperti telah diulang-ulang dalam penjelasan di atas, adalah suatu bentuk origami yang sudah selesai. Dulunya setiap model khususnya tradisional diajarkan secara turun-temurun secara lisan sesuai dengan ingatan mereka. Namun seiring dengan perkembangan model-model baru yang kompleks dan beragam, ada banyak gambar-gambar petunjuk instruksi untuk sebuah model yang biasa disebut sebagai suatu set diagram. Bentuk dan metode melipatnya sendiri disebut sebagai suatu desain origami. Bagi sebagian seniman origami, banyak juga yang menuangkan desainnya dalam bentuk diagram setelah model origaminya selesai. Jadi ide, gagasan, lalu desain hingga model sudah jadi lebih dulu, sedangkan satu set diagramnya dibuat belakangan.

Seorang pembuat origami biasa disebut sebagai paperfolder (pelipat kertas). Para pelipat kertas ini bisa merupakan suatu kumpulan orang-orang dari berbagai latar belakang yang sangat berbeda seperti seniman, ilmuwan, atau juga para pencinta seperti ibu-ibu/orang dewasa, anak-anak dan remaja, bahkan para pendidik hingga ahli terapi.

Seniman-seniman menggunakan origami sebagai jalan untuk mengekspresikan kreatifitas mereka. Para ilmuwan, arsitek-arsitek, dan matematikawan mengeksplorasi geometri origami untuk keindahan tersendiri dan aplikasi-aplikasi lainnya dalam bidang mereka. Para pencinta dari kalangan usia dewasa memanfaatan origami untuk hobbi, mengisi waktu luang, keindahan, dan lain sebagainya. Ibu-ibu atau orang tua dapat mengajarkan kepada anak-anak mereka, sehingga timbul kedekatan orang tua dengan anak karena bermain bersama. Para pendidik menggunakan origami untuk membantu murid-murid mereka belajar. Sementara para ahli terapi menggunakan origami sebagai suatu alat untuk membantu pasien mereka memulihkan kembali (recovery) dari penyakit. Meskipun untuk yang terakhir ini perlu adanya pembuktian lebih lanjut.

Yang jelas, banyak orang melipat kertas karena ini sangat menyenangkan. Apalagi untuk anak-anak. Soal keceriaan ketika bermain origami, jangan ditanya. Kalau anda jeli, lihatlah betapa asyiknya mereka, ketika anda mengajaknya bermain origami. Perhatikan bagaimana ekspresi mereka saat mampu menyelesaikan lipatannya. Sungguh kegembiraan luar biasa yang mungkin hanya dapat mereka rasakan dalam dunia mereka sendiri.(Bambang S Budi dan Fajar Ismayanti)
pendiri  www. sanggar-origami.com

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement