|
Minggu lalu milis We_R_Mommies (WRM) akhirnya memiliki logo baru. Sekuntum bunga warna ungu yang bersanding dengan globe lengkap dengan nama ‘We R Mommies’ dan slogan kita, “Together We Care.” Tentu saja soal menyanding-nyandingkan bunga dan globe bukan perkara mudah. Ini semua tidak akan terwujud tanpa kerja keras Mom Dyah Dyanita (Dydy) yang kebetulan sedang berada di negeri Paman Sam.
Diperlukan waktu lebih dari sepekan untuk membuat logo WRM ini, dan logo ini tak mungkin tercipta tanpa melewati sebuah perenungan yang dalam. WRM memang bukan perusahaan yang harus punya logo dengan filosofi tingkat tinggi demi mendongkrak performa perusahaan, tapi di tangan Dydy semuanya jadi... wow!
Ketika untuk pertama kalinya logo WRM diperkenalkan kepada Panitia, bukan mommies namanya kalau langsung manggut-manggut ala MPR tempo doeloe. Maklum, mommies alias ibu-ibu ini kan biasa bertarung dengan pedagang di pasar, jadi naluri tawar-menawar langsung muncul. Sejumlah masukan pun berdatangan. Beruntung Mom Dydy punya jiwa pengabdian tinggi sehingga bisa menerima masukan kami dengan berbesar hati. Padahal Panitia sama sekali tidak mengeluarkan uang sepeser pun demi logo WRM ini. Berdasarkan masukan Panitia, Mom Dydy kembali mengajukan 5 rancangan logo, yang akhirnya berdasarkan suara terbanyak, dipilih satu logo yang paling disukai Panitia.
Logo WRM yang didominasi warna ungu – warna karakter WRM – ini sengaja memilih gambar bunga sebagai tema utama karena bunga melambangkan kewanitaan. Sebab para mommies di sini semuanya wanita, bukan? Bunga pada logo pun terdiri dari huruf ‘W’ yang membentuk kelopak dan ‘M’ yang membentuk mahkota. Kedua aksara ini merupakan representasi dari kata ‘We’ dan ‘Mommies.’ Namun tak cuma itu, huruf ‘W’ juga melambangkan karakter mommies yang suka bergaul, bersosialisasi, dan bergandengan-tangan, saling membantu. Sedangkan huruf ‘M’ merupakan stilasi dari 2 sosok manusia, yang melambangkan orang tua (ayah dan ibu) sebagai bagian dari keluarga.
Di atas bunga, terdapat 5 buah putik berwarna hijau yang mempunyai 2 makna. Pertama, putik-putik tersebut melambangkan anak-anak kita yang harus dilindungi dan dibimbing orang tua. Kedua, kelima putik tersebut menjadi simbol keberadaan mommies yang tersebar di 5 benua. Kemudian di atas bunga tersebut terlihat bulatan-bulatan gelembung. Itu adalah simbol dari sari bunga yang melayang, artinya diharapkan keberadaan WRM dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dunia. Latar belakang yang berwarna hijau melambangkan lingkungan, mother nature, karena WRM mendukung pelestarian lingkungan hidup. Latar belakang hijau ini juga membentuk undak-undakan (tangga) yang merupakan simbol dari langkah-langkah WRM dalam usahanya memberi manfaat pada lingkungan sekitarnya. Lalu terakhir adalah perpaduan garis bujur dan lintang yang membentuk bagian dari globe atau bola dunia. Ini adalah simbol dunia yang melingkupi para anggota WRM, seperti dunia kerja, dunia keluarga, dunia rumah tangga, sekaligus merupakan simbol dunia cyber tempat bertemunya para mommies di milis WRM.
Kini sebagai sebuah entitas, rasanya WRM telah lengkap, ibarat anak ayam yang baru menetas dan siap menapaki hidup. Jika kembali menengok makna logo di atas, memang tak mudah memberikan sumbangan yang berarti pada masyarakat dan dunia. Tetapi, bukankah sebuah perjalanan panjang hanya dimulai dari sebuah langkah kecil? |