 |
Cat’s Eye oleh Margaret Atwood
Virago Press, 421 halaman |
Berapa banyak di antara kita yang dulu menjadi korban ledekan atau disisihkan teman tanpa alasan yang jelas ketika masa sekolah? ‘Cat’s Eye’ menceritakan hubungan antara korban hal tersebut dan para penyiksanya. Buku ini juga memperlihatkan secara jelas akibat penyiksaan mental ini dan betapa sulitnya menyembuhkan luka batin akibat tindakan-tindakan tersebut.
Buku ini dibuka dengan kepulangan kembali Elaine Risley, seorang pelukis sukses, ke kotanya untuk pameran yang didedikasikan untuk penghargaan seumur hidup karya-karyanya. Tanpa diinginkan kenangan-kenangan buruk di masa kecilnya berdatangan kembali. Ketika berumur sembilan tahun, Elaine mengalami penyiksaan secara emosional dari orang-orang yang menyebut dirinya teman-teman terdekat Elaine. Mereka mencela segala tindakan dan pilihan Elaine yang berbeda dengan diri mereka dengan dalih hendak membuat Elaine menjadi anak yang lebih baik. Keinginan Elaine untuk diterima dan dicintai mereka, disalahgunakan mereka untuk menyiksa Elaine, hingga akhirnya Elaine menyadari bahwa sebenarnya mereka adalah musuh-musuhnya yang paling buruk. Ketika akhirnya Elaine berhasil melepaskan diri dari mereka dan berteman dengan gadis-gadis yang lain, Elaine telah berubah menjadi gadis yang menutup diri dan menolak mengerti perasaan orang lain. Hal ini tidak saja berakibat jelek untuk orang-orang yang tidak disukai Elaine, tapi juga terhadap orang-orang yang paling dicintainya. Dengan kepulangannya ke Toronto, Elaine berharap dapat berdamai dengan orang-orang yang menyakitinya dan disakitinya.
Cerita ini mengingatkan kita untuk lebih mengawasi anak-anak kita dan teman-temannya. Kita tidak bisa menutup mata pada kenyataan bahwa beberapa anak memang melakukan hal-hal yang buruk dan sangat menyakitkan anak lain. Memang betul, mereka tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan, tetapi apapun alasannya, perbuatan mereka berakibat fatal dan merusak hidup, baik hidup si korban ataupun si penyiksa.
Margareth Atwood adalah salah satu penulis Kanada yang terkenal dengan tema-tema feminis. Pada buku ini, Atwood menggambarkan hubungan yang merusak di antara perempuan, yaitu ketika para perempuan menyisihkan dan menyiksa teman mereka yang berbeda secara emosional. Buku ini adalah salah satu dari banyak buku Atwood yang masuk ke daftar pendek Booker Prize. Walaupun tema yang diangkat menyedihkan, buku enak dibaca dan menghibur.
|