We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2010 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda
Hati-Hati! Kurus Bukan Berarti Bebas Kolesterol E-mail
Pengirim: Wiwit Wijayanti   
Rabu, 01 Juli 2009

 Selama ini masyarakat umum mengidentikkan kolesterol dekat dengan tubuh gemuk sehingga para pemilik tubuh kurus seringkali tak memperhatikan molekul dalam aliran darah ini. Para pemilik tubuh kurus yang ingin menaikkan berat tubuhnya dengan bebas mengkonsumsi berbagai macam makanan, terutama yang berlemak tinggi untuk menaikkan berat badannya.

Para pengidap maag, cenderung suka mengkonsumsi cookies atau cakes sebagai pengganjal perut untuk menghindari kambuhnya maag. Kalau anda juga punya kebiasaan seperti itu, hati-hati moms, salah-salah malah menjadi hiperkolesterol.

Sebetulnya apa sih kolesterol itu?  Kolesterol adalah molekul sejenis lipid yang ada di aliran darah dan dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh. Kolesterol sendiri diproduksi oleh hati. Kolesterol dalam darah terdiri atas HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida. Walaupun sejumlah kolesterol dalam darah sangat dibutuhkan untuk kesehatan, jika kolesterol diproduksi secara berlebih, maka akan timbul berbagai macam masalah penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Ada dua penyebab meningkatnya kolesterol. Yang pertama merupakan faktor yang tidak dapat diubah seperti usia, dimana biasanya semakin bertambah usia, kadar kolesterol pun semakin tinggi. Selain itu, jenis kelamin juga merupakan salah satu faktor yang tak dapat diubah. Biasanya wanita memiliki resiko terkena kolesterol tinggi ketika masa menopause karena di masa ini kadar LDL dalam tubuh wanita cenderung meningkat. Faktor kedua adalah faktor yang bisa diubah/dihindari, pada umumnya karena adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak teratur, aktifitas fisik yang minim dan kebiasaan merokok.

Makanan yang berpotensi besar meningkatkan kadar kolesterol adalah berikut :
1. Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti yang tinggi dan trans fatty acid seperti makanan yang diolah dengan margarine dan vegetable shortening.
2. Cookies, cakes dan pastries, khususnya yang dibuat menggunakan minyak tropis yang jenuh dan hydrogenated oils.
3. Fullfat dairy products seperti keju, cream dan mentega.
4. Fatty melas dan meat products seperti daging babi, daging ayam ras, hamburger, daging sapi yang banyak mengandung lemak dan jeroan.

Agar dapat terhindar dari resiko kolesterol tinggi, ada banyak hal yang dapat dilakukan, antara lain :
1. Berolah raga secara teratur. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik. Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.  
2. Meninggalkan kebiasaan merokok.
3. Pola makan sehat. Menghindari makanan penyebab kolesterol tinggi dan perbanyak mengkonsumsi makanan yang dapat membantu mengurangi kolesterol.
4. Melakukan pengecekan kesehatan secara teratur. Pastikan kolesterol total berada pada kisaran angka 150-200 mg/dl.

Banyak pilihan makanan yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan semuanya mudah untuk didapatkan.
1. Bubur gandum/oatmeal. Oatmeal mengandung serat larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buru
2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya. Walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah. Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis.
3. Ikan dan asam lemak omega-3. Ikan kaya kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak Omega-3 juga membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah dan menekan risiko pembekuan darah. Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam seminggu
4. Minyak Zaitun/Olive Oil. Minyak Zaitun atau olive oil mengandung campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol baik.
5. Teh. Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL.
6. Anggur. Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.
7. Apel. Buah ini kaya akan serat dan zat antioksidan dan kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol.
8. Alpukat. Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak sehingga selalu dijauhi saat kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.
9. Cokelat. Yang dimaksud disini adalah cokelat yang tidak dicampur terlalu banyak susu sehingga mengandung terlalu banyak lemak. Pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid.  

(Dirangkum dari berbagai sumber)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Sindikasi
Sedang Online
Ada 13 tamu online




Advertisement