|
 Museum lebih sering dianggap sebagai sebuah tempat yang serius. Dilihat dari isinya, bisa dibilang bukan daerah yang menarik untuk anak-anak. Tapi museum bisa dijadikan tempat yang tepat untuk mengajarkan banyak hal, dari mulai sejarah, ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi & antropologi, ilmu pengetahuan alam seperti fisika, kimia, biologi, kesehatan/kedokteran dan matematika.
Untuk itu yang utama untuk para orang tua yang ingin membawa anak-anaknya berkunjung ke museum adalah persiapan pengetahuan seputar museum tersebut. Misalnya pameran apa saja yang sedang diadakan di museum yang hendak dikunjungi. Mengetahui sedikit tentang hal-hal yang ada di dalam museum juga berguna untuk menjelaskan pada anak-anak.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah, di museum kita tidak boleh menyentuh barang-barang yang dipamerkan. Kecuali museum yang kita kunjungi adalah museum anak-anak yang memang mengharuskan para pengunjungnya untuk memegang benda-benda di dalamnya. Di museum, tidak ada yang namanya ngemil atau minum, juga kejar-kejaran. Jangan sampai petugas keamanan menegur anak kita yang bisa membuat si anak jadi ciut hatinya begitu diajak ke museum lagi. Usahakan untuk mengisi perut terlebih dahulu, sebab museum itu biasanya luas dan akan melelahkan untuk anak-anak. Perhatikan juga apakah museum tersebut memperbolehkan kita membawa kereta dorong atau tidak. Daerah mana saja yang boleh diambil photonya, apakah memakai blitz atau tidak. Hal lain, selalu perhatikan dimana letak kamar kecil. Sebab penting kalau anak-anak tiba-tiba ingin ke belakang.
Sebelum mengunjungi museum, ada baiknya kita membawa bekal alat-alat tulis untuk anak-anak. Kita bisa menugaskan mereka menggambar, mencatat nama-nama benda-benda yang dipamerkan, atau mengarang cerita dari yang mereka lihat di museum. Berikan anak-anak tantangan tersendiri yang membuat mereka tidak merasa museum itu hal yang membosankan. Ingatkan pada contoh-contoh nyata yang pernah mereka alami, misalnya pencampuran warna saat melukis, bisa ditujukkan ke sebuah lukisan di museum. Ajak anak-anak untuk berpikir kenapa benda ini begini, dan kenapa benda yang lainnya begitu. Kalau ada kesempatan untuk menyentuh sebuah benda tertentu, beri kesempatan anak-anak untuk mencobanya. Tanya pendapat mereka bagaimana museum tersebut menurut mereka. Bisa juga, kita buat sebuah tanya jawab atau semacam tes yang membuat anak-anak jadi lebih memperhatikan isi museum. Tidak lupa, kalau di museumnya ada toko souvenirnya, anak-anak bisa ditawarkan hadiah kenang-kenangan kunjungan mereka ke museum. |