|
Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak |
|
|
Pengirim: Reynawati Sachliana
|
|
Jumat, 21 Maret 2008 |
|
Kita semua pasti tahu bahwa membaca adalah aktifitas yang sangat langka di keluarga Indonesia. Menjamurnya stasiun TV menjadi salah satu penyebabnya. Belum lagi berbagai VCD dan DVD anak-anak yang meski memang bagus di satu sisi untuk melatih kemampuan visual dan auditif anak, tetapi merupakan musuh utama yang dapat menurunkan minat membaca anak.
Untuk bisa menumbuhkan minat baca bagi anak-anak, apa sih kira-kira kiat-kiatnya? Nah ini sedikit kiat-kiat praktisnya.
*Kenalkan Sejak Dini*. Sejak anak mulai bisa duduk maka kita bisa mengenalkan buku pada anak. Saat ini banyak buku-buku dari plastik yang bisa kita manfaatkan. Carilah buku dengan ukuran yang sesuai untuk anak. Pastikan ujung-ujungnya tidak tajam. Pergunakan buku ini sesering mungkin dalam berinteraksi dengan anak.
*Jadikan Membaca Aktifitas Yang Menyenangkan*. Sediakan buku-buku yang menarik buat anak-anak. Sekarang banyak buku-buku yang dilengkapi dengan gambar-gambar yang menarik bahkan bisa ditekan di tempat tertentu dan mengeluarkan bunyi-bunyian. Buku-buku ini sangat menarik untuk anak usia 1-2 tahun karena akan membantu anak fokus / memusatkan perhatian.
Untuk anak yang lebih besar, buku dengan bagian-bagian yang bisa dibuka untuk melihat gambar atau tulisan yg tersembunyi dibaliknya merupakan buku yang baik dan merangsang sekaligus melatih motorik halus anak. Apabila moms menemani anak-anak membaca, lakukanlah itu dengan segala kesenangan hati. Bergembira dan tertawalah dengan anak. Tirukan suara-suara gambar yang ada di buku. Hidupkan suasana sehingga dari awal anak-anak sudah mengasosiasikan kegiatan membaca sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan.
*Biasakan Membacakan Buku Cerita*. Cara yang paling ampuh untuk menumbuhkan minat baca adalah dengan membacakan buku cerita saat anak akan tidur. Memang masih ada kontroversi bahwa kebiasaan ini akan menumbuhkan kebiasaan membaca sebelum tidur yang kurang dianjurkan untuk kesehatan mata kita, namun dengan posisi dan pencahayaan yang baik maka aktifitas ini tetap dapat dilakukan. Namun, jangan membacakan terlalu lama. Cari buku yang singkat atau bila anak memilihkan buku yang cukup panjang, penggallan cerita untuk beberapa kali. Hal ini juga melatih anak untuk tidak terbiasa menahan kantuk dan melatih anak untuk bersabar serta membuat anak lebih disiplin dengan waktu tidurnya. Sebab anak akan menunggu kelanjutan ceritanya dan ia hanya akan tahu kelanjutannya bila ia tidur tepat waktu.
*Jadilah Model / Panutan*. Anak-anak usia < 5 tahun adalah copycat yang sangat ulung. Apapun yang dilakukan orang tua akan ditiru secara cepat. Bila orangtua menunjukkan kecintaan pada buku dan membaca, maka anak-anak pasti akan mengikutinya juga. Tapi hati-hati ya Moms, jangan sampai kita terlalu asik dengan buku dan bacaan kita sendiri hingga mengabaikan anak atau membuat anak menunggu kita. Untuk anak-anak usia sekolah, kita bahkan bisa mengajak mereka membaca bersama sebagian dari buku atau majalah yang kita baca dan coba elaborasi apakah anak memahami kata-kata yang dia baca. Ini bisa jadi aktifitas belajar yang menyenangkan.
*Jadikan Buku Sebagai Pusat Informasi*. Bagi anak-anak usia sekolah, biasakan mereka menjadikan buku sebagai sarana untuk menjawab ketidaktahuan mereka. Meskipun kita mengetahui hal yang mereka tanyakan, namun sangat baik bila kita tidak menjawabnya secara langsung tetapi mengarahkan anak untuk mencarinya di buku (buku cetak atau buku pintar atau ensiklopedi mini) yang ada di rumah.
*Sediakan Perpustakaan*. Sediakan sudut khusus dirumah yang bisa menjadi tempat berkegiatan membaca bersama seluruh keluarga. Atau bila tidak memungkinkan, sediakan lemari khusus untuk buku-buku koleksi keluarga. Hal ini akan menanamkan kecintaan anak akan buku dan membaca sejak dini. |