We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Jika Bunda Tak Suka Susu
Jika Bunda Tak Suka Susu E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 20 Pebruari 2008

Seorang mommy bercerita tentang keadaan dirinya yang tak suka minum susu. Ia diberi ASI hingga usia 3 tahun. Sejak itu, ia menolak diberi minum susu karena merasa mual dan ingin muntah. Meski begitu, ia tidak menolak menyantap susu yang diolah menjadi makanan seperti pudding, kue atau ice cream.

Keadaan ini berpengaruh pada kehamilan anak pertama. Diduga karena tak mau minum susu, anak pertamanya kekurangan kalsium saat lahir dan sekarang memiliki gigi yang rapuh.

Mommy tersebut meminta saran supaya bisa minum susu. Selama ini ia tak suka segala macam susu, bahkan yang diberi rasa tambahan. Sering kali, melihat bungkusnya pun sudah ingin muntah.

Berkait dengan hal itu, seorang mommy berkisah tentang pengalamannya menjalani kehamilan di Jepang. Tak ada anjuran untuk minum susu hamil dan macam-macam vitamin. Sang calon ibu lah yang harus memiliki kesadaran menyantap makanan dengan nutrisi seimbang. Menurut mommy tersebut, image tidak suka minum susu sudah tertanam kuat di benak, sehingga sulit untuk menghilangkan. Karena itu, tak perlu memaksakan diri minum susu karena sumber kalsium bisa diperoleh dari makanan lain.

Mommy yang lain menanyakan penyebab ketidaksukaan tersebut. Jika penyebabnya karena lactose yang terkandung dalam susu, maka dapat memilih susu yang bebas lactose. Jika tidak bisa juga, masih banyak makanan lain yang bukan susu tapi mengandung kalsium tinggi. Contoh makanan tersebut di antaranya adalah yogurt, bayam, keju, ikan salmon, jeruk, kacang-kacangan, almond, dan kacang polong.

Beberapa contoh makanan yang mengandung kalsium:
* Yoghurt rendah lemak tanpa rasa: 300-450 mg per porsi (1 cup)
* Keju Amerika: 350 mg per porsi ( 2 ons)
* Susu sapi (berlemak atau rendah lemak): 300 mg per porsi ( 1 cup)
* Susu kedelai berkalsium, susu dari beras atau susu domba: 300 mg per
porsi (1 cup)
* Jus jeruk berkalsium: 300 mg per porsi (1 cup)
* Keju Cheddar: 300mg per porsi (1.5 ons)
* Kacang putih yang dimasak tanpa minyak: 161 mg per porsi (1 ons)
* Bayam: 120 mg per porsi ( 1 cup - mentah atau 1/2 cup dimasak)
* Es krim: 118 mg per porsi (1/2 cup)
* Buah Jeruk : 50 mg per porsi (1 buah jeruk ukuran sedang)
* Oatmeal siap saji: 100 mg (1 bungkus)
* Kentang: 44 mg per porsi ( 1/2 cup - halus)
* Brokoli: 35 mg per porsi (1 1/2 cup mentah atau 1/2 cup dimasak)
* Sayuran hijau, sayur-sayuranan berdaun lebar, tahu, ikan sarden, dan salmon juga merupakan sumber makanan yang mengandung kalsium. Sedangkan susu kedelai dan jus jeruk adalah sumber kalsium yang baik untuk mereka yang memiliki alergi terhadap susu.
* Pizza, roti keju panggang, lasagna, atau burrito dengan kacang-kacangan dan keju adalah makanan yang baik untuk mencukupi kebutuhan kalsium.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement