We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Dekorasi Rumah arrow Pengecekan Kondisi Rumah
Pengecekan Kondisi Rumah E-mail
Pengirim: Dinar Ardanti   
Rabu, 30 Januari 2008

 Kondisi rumah yang ditempati selayaknya dalam kondisi yang baik. Namun, berdasarkan apa saja kondisi rumah dapat disebut dengan baik ?

Tentunya perlu tindakan pengecekan kondisi rumah oleh pihak yang menempati rumah. Mengenai nantinya akan diperlukan perbaikan di beberapa bagian, tentunya perlu ada pembicaraan terlebih dahulu dengan pihak developer perumahan. Penulis mendapatkan informasi dari suatu Bank pengucur kredit rumah bahwa garansi pengajuan perbaikan bagian rumah kepada pihak developer biasanya adalah sampai 3 bulan, terhitung dari penandatangan berkas-berkas kepemilikan rumah.

Berikut ini tips pengecekan kondisi rumah (ada beberapa yang bisa diajukan perbaikannya ke pihak developer rumah namun ada juga yang perlu diperbaiki sendiri oleh pihak yang menempati rumah).
 

No

Hal yang perlu dicek

Tindakan

1.

Dinding

-          Telitilah kondisi cat rumah, pastikan tidak retak dan mulus.

-          Cek bagian luar dinding rumah, apakah sudah dicat anti air (sehingga bilamana hujan, maka air tidak merembes ke dalam rumah dan cat pun tidak menjadi belang-belang).

2.

Kamar mandi

-          Cek dinding keramik kamar mandi, pastikan tidak ada bagian yang retak dan letak pemasangan sudah tepat.

-          Pastikan pada WC duduk/jongkok, air pembuangan tidak merembes keluar. Apabila air pembuangan merember keluar, ada kemungkinan besar pada bagian bawah wc duduk/jongkok belum diberikan semen putih.

-          Tes pembuangan air di kamar mandi apakah lancer pembuangannya atau malah tergenang.

-          Tes kerang air kamar mandi apakah dapat digunakan dengan baik.

3.

Dapur

-          Cek pipa dan keran air bak cuci, apakah ada kebocoran atau tidak.

-          Ukur tinggi dan lebar kolong meja dapur, apakah sesuai dengan ukuran tabung gas (apabila menggunakan kompor gas).

4.

Pompa air

-          Cek pemasangan pipa pompa sudah terpasang dengan baik (tidak melintang).

-          Cek pemasangan pompa tidak mengganggu operasional penggunaan ruangan.

5.

Ruang Kamar

-          Cek ventilasi dan sirkulasi udara apakah sudah memadai. Biasanya dalam kamar tidur perlu adanya jendela yang mendapat sinar matahari secara langsung.

-          Apabila ada kamar yang tidak mempunyai jendela hanya pintu saja, maka ada baiknya pada satu bagian dinding dirombak sehingga terdapat setidak-tidaknya satu jendela untuk satu kamar.

6.

Pintu

-          Cek kondisi kunci, apakah dalam kondisi yang baik (mudah dikunci dan dibuka). Apabila sulit dikunci/dibuka maka kemungkinan perlu diberikan pelumas minyak atau apabila sudah parah maka perlu penggantian kunci.

-          Cek kondisi pintu apakah mudah dibuka dan ditutup, apabila sulit dibuka/tutup maka kemungkinan engsel pintu perlu diberikan minyak pelumas atau cek bagian atas/bawah pintu apakah terlalu rapat sehingga kurang rongga untuk pergeseran pintu buka/tutup.

7.

Lantai

-          Cek kondisi lantai apakah sudah tepat pemasangannya.

-          Tekan-tekanlah lantai dengan kaki dan rasakan apakah kondisi di bawah lantai terasa padat atau berongga. Biasanya apabila berongga maka bunyi lantai saat ditekan-tekan oleh kaki akan terdengar lebih nyaring. Solusinya lantai tersebut perlu dibongkar dan bagian bawah lantai dipadatkan, misalnya dengan campuran pasir dan semen.

8.

Atap rumah

-          Atap rumah hanya bisa cek pada saat musim hujan, apakah ada kebocoran atau tidak.

-          Sebaiknya dipasang jalur pembuangan air hujan dengan talang yang dipasang sepanjang pinggiran atap rumah.

9.

Ventilasi Udara

-          Lebih aman dipasang kawat nyamuk sehingga tidak khawatir nyamuk akan memasuki rumah.

10.

Halaman rumah

-          Cek kondisi tanah benar-benar terdiri dari tanah atau ada campuran kerikil/batu/pecahan kaca.

11.

Septi tank

-          Pastikan septi tank ada pada setiap rumah dan tidak cepat mampat.

12.

Lingkungan rumah

-          Apakah jalan sekitar rumah sudah dalam kondisi yang baik, misalnya mulus/tidak berlubang-lubang.

-          Apakah sudah ada papan penamaan perumahan.

-          Apakah sudah cukup pencahayaan sentral untuk malam hari.

-          Apakah pagar utama dan kunci gembok dapat digunakan dengan baik (biasanya pagar utama digunakan di perumahan cluster).

-          Cek keamanan sekitar perumahan baik pada pagi, siang maupun malam hari.

Demikian beberapa hal penting yang perlu dilakukan dalam pengecekan kondisi rumah.
Semoga bermanfaat.

 
Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement