|
Pertanyaan ini kerap diajukan oleh hampir semua orang yang sedang menjalani diet, terutama perempuan. Tak dapat dipungkiri bahwa kegemukan selalu menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar perempuan. Well, termasuk saya tentunya.
Banyak tulisan yang beredar di pelbagai media yang memberikan solusi untuk pertanyaan tersebut, namun tetap saja pertanyaan yang samalah yang selalu diajukan oleh “peserta diet”. Nah, kalau begitu apa jawaban yang paling tepat bagi pertanyaan diatas?
1. Kenali Dirimu. Pertanyaan yang berlaku disini bukanlah “siapa saya” melainkan “bagaimana kondisi tubuh saya” dan “apa yang sudah saya perbuat terhadap tubuh saya”. Seringkali tanpa kita sadari, kita sudah “menyiksa” tubuh tak berdosa ini.
Yang dmaksud dengan memahami kondisi tubuh adalah: • Mengenali sejak dini apa saja penyakit yang mungkin diderita. • Bagaimana postur tubuh kita. • Berapa berat badan dan tinggi badan kita.
Berikutnya adalah membuat daftar panjang tentang apa saja yang telah kita perbuat terhadap tubuh kita, seperti: • Berapa kali dalam sehari kita makan. • Berapa banyak camilan yang dikonsumsi setiap hari. • Kapan saja waktu makan? Apakah teratur? • Kapan saja kita mengudap? • Apa saja yang biasa kita makan? Berapa banyak? • Apa saja yang biasa dikonsumsi sebagai kudapan? Berapa banyak? • Jenis makanan yang disukai dan tidak disukai? • Apakah kita minum susu setiap hari? Berapa banyak susu yang diminum dan jenis susu apa yang biasa diminum? • Jenis kegiatan yang dilakukan sehari-hari. • Berapa kali dalam seminggu kita berolahraga dan berapa lama dalam setiap latihannya. • Berapa lama kita beristirahat dalam sehari?
Pertanyaan-pertanyaan diatas akan membantu kita dalam mengenali kondisi tubuh kita seutuhnya. Dengan demikian, kita dapat melakukan diet secara tepat tanpa menyiksa tubuh secara berlebihan.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat berdiet adalah hanya mendengarkan cerita orang yang sukses dengan dietnya. Padahal apapun yang orang lakukan dan sukses dalam berdiet belum tentu cocok dengan kondisi tubuhnya sendiri. Oleh karena itu, bersikap bijaksanalah dalam memutuskan cara berdiet yang tepat. Bukankah anda begitu mencintai tubuh anda dan ingin tampil prima? Kalau ya adalah jawaban anda, maka teliti dulu sebelum mengambil keputusan. Dengan demikian, tubuh tak perlu merasakan siksaan tak perlu hanya gara-gara anda salah memilih cara berdiet.
2. Pahami Makna Kegemukan Apa sih kegemukan itu? Sampai sejauh mana orang bisa dikatakan gemuk? Kegemukan adalah kondisi dimana tubuh kita memilki timbunan lemak diluar batas kemampuan tubuh untuk menampungnya. Tubuh yang gemuk, selain tidak indah untuk dipandang juga tidak baik untuk kesehatan. Walaupun hasil tes kesehatan selalu baik, bukan berarti kita dapat mengabaikan kondisi tubuh yang sudah kelebihan beban.
Pada dasarnya, setiap orang wajib memiliki lemak dalam tubuhnya. Akan tetapi jumlahnya yang harus dipantau. Ketika jumlah lemak dalam tubuh sudah berlebih, maka kita harus waspada. Dan percayalah, bahwa kegemukan itu tidak pernah baik bagi kesehatan kita. Jadi jangan pernah berbangga dengan tubuh yang kelebihan lemak, ya!
Tubuh yang kelebihan lemak, selain menyulitkan kita untuk bernafas dan bergerak juga mempersempit jalan darah dalam tubuh. Kita tentu saja tidak bisa melihatnya. Namun justru itulah yang membuat kta sering tidak mengindahkan kondisi tubuh kita. Tahu-tahu stroke sudah menyerang. Memang, orang yang kurus juga tidak menjamin tubuhnya dalam kondisi yang sangat prima. Nah, yang benar adalah memiliki tubuh yang prima dalam artian tidak kurus dan juga tidak gemuk melainkan dalam kondisi ideal.
3. Pelajari Ilmu Gizi Tidak harus menjadi seorang dokter atau ahli gizi untuk mempelajari ilmunya. Yang penting kita paham tentang zat gizi dari setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita. Dengan demikian kita selalu bisa memilah dengan baik mana yang baik untuk dan mana yang kurang atau tidak baik dikonsumsi sesuai dengan kondisi tubuh kita.
Banyak orang yang menjalani diet tapi tidak memahami dengan baik tentang gizi yang terkandung dalam setiap makanan yang dikonsumsi. Hal ini justru menjadi boomerang bagi diri sendiri karena kerapkali setelah menjalani diet bukan tubuh ideal yang diperoleh melainkan timbunan masalah baru yang kadang malah mengancam keselamatan diri.
Jadi, tidak ada alasan mengapa kita tidak harus mempelajari ilmu tentang gizi makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari, bukan? Dengan begitu, bukan berat badan ideal saja yang akan diperoleh tapi juga kemampuan untuk mempertahankannya. Sehingga kebiasaan “menjadi gemuk kembali” selepas diet bisa dicoret dalam daftar.
4. Disiplin Setelah semua yang telah dijabarkan diatas, DISIPLIN adalah hal terakhir yang harus diterapkan saat kita menjalani diet; baik diet untuk menurunkan berat badan maupun menaikkannya. Semua usaha yang telah kita lakukan akan sia-sia saja jika kita melupakan yang satu ini. Akan tetapi, jika semua hal diatas sudah dipahami dengan benar, percayalah disiplin bukan suatu hal yang sulit seperti yang sering dibicarakan orang.
Setelah apa yang sudah anda baca, cobalah bertanya kembali kepada diri anda. Sudahkah anda mencintai tubuh anda hari ini? |