We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Anak Senang Berpura-pura Menjadi Idolanya
Anak Senang Berpura-pura Menjadi Idolanya E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Kamis, 20 Desember 2007

Seorang mommy merasa khawatir dengan tingkah putri kecilnya yang berusia 2,5 tahun. Usai menonton film Petualangan Sherina, sang anak senang mengidentifikasikan dirinya sebagai Sherina. Bahkan, ia menolak untuk dipanggil dengan nama aslinya. Penolakan ini bukan hanya dilakukan dalam keluarga, tapi juga kepada lingkungan sekitar, termasuk para tetangga.

Meski pun sadar bahwa tahap ini penting untuk mengembangkan imajinasi anak, mommy tersebut khawatir tindakan putrinya menjadi berlebihan. Ia mengharapkan saran untuk tindakan yang harus dilakukan.

Mommies lain berpendapat bahwa hal itu adalah perilaku yang wajar bagi seorang anak. Para mommies membagi pengalaman mereka tentang anak-anaknya. Seorang mommy bercerita tentang dua anak lelakinya yang pernah berkhayal menjadi pembalap hotwheels. Tapi, fase ini tidak lama dilewati.

Mommy lain menceritakan putrinya yang sampai berusia 6 tahun masih senang berpura-pura menjadi idolanya. Sang anak bercita-cita menjadi seorang princess. Bahkan saat di sekolah pun, ketika ditanya guru, ia tetap menjawab ingin menjadi princess. Tapi kemudian, baru-baru ini pilihan itu berubah menjadi seorang secret agen.

Ada mommy yang anaknya pernah meniru perilaku dinosaurus sesuai tokoh dalam film yang ditontonnya. Bosan menjadi dinosaurus, sang putra kemudian meniru tokoh ultraman gaia.

Mommy lain, yang anaknya juga senang berpura-pura menjadi ultraman membagi pengalamannya dalam menanggapi tingkah putranya. Tindakan si anak bahkan dijadikan alat untuk memberi nasehat. Merujuk pada perilaku baik sang idola, anak dinasehati untuk melakukan hal yang baik pula.

Umumnya mommies berpendapat bahwa fase ini akan dilewati. Jadi, ibunda tak perlu terlalu khawatir tindakan anak menjadi berlebihan, karena ini sesuatu yang wajar bagi anak-anak.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement