We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Doa Cinta Sepanjang Zaman
Doa Cinta Sepanjang Zaman E-mail
Pengirim: Hani Iskadarwati   
Senin, 10 Desember 2007

 Setiap memasuki bulan suci Ramadlan terasa sekali rasa rindu dan kehilangan yang dalam yang membuncahkan suatu keinginan yang kuat untuk mendekatkan diri kepadaNya. Pernahkah Anda merasakan hal yang sama? Rasa kesepian, kesendirian namun bukan kesendirian yang tersesat, melainkan kesendirian yang terfokus akan keinginan yang menggebu untuk bertemu denganNya?
 

Kesendirian yang terasa begitu mengharu biru dan dipenuhi oleh kerinduan yang mendalam, hingga kita melelehkan air mata  karena belum dapat bersua dengan kecintaan kita. Pada saat-saat malam yang kelam, saat bersujud di tengah keheningan pekatnya malam, aku kadang merasa begitu sendiri dan hanya berdua denganNya. Betapa sejuk dan nikmatnya perasaan ini, saat kudapat mencurahkan segenap hati dan diri hanya kepadaNya.

Sayangnya, kekhusyukan doa yang kuuntaikan di antara desah nafasku dan meningkahi setiap detak jantungku  tak selalu selamanya dalam tingkatan yang sama. Kadang aku terpekur, haruskah aku selalu menyendiri untuk dapat merasa dekat dengan Ilahi Rabbi?

Jalan hidup keseharian kita seringkali membuat kita harus membentengi diri agar tak mudah goyah dan rapuh. Agar kita bisa tetap terus tegak menjalani hari-hari yang diwarnai dengan suka maupun duka. Agar kita tak kehilangan pegangan dan cahaya yang menerangi hati, jiwa dan fikiran kita. Doalah yang dapat mengisi hari-hari di saat suka dan duka.

Doa bagi banyak orang adalah untaian kata-kata yang mengandung asa dan harapan. Bagi banyak yang lainnya doa menjadi tumpuan terakhir yang dapat mereka lakukan setelah segala daya dan upaya dilakukan. Bagaimana doa berarti untuk Anda?

Doa bagiku adalah paduan segenap asa dan harapan, pinta dan cinta yang kusampaikan kepada Ilahi Rabbi sebagai Penguasa Tunggal Hakiki untuk mereka yang aku cintai. Aku berkomunikasi melalui doa kepada Tuhanku, untuk diriku , agamaku, Nabiku, orang tuaku, suami dan anak-anakku, saudara kandungku, sanak keluargaku, saudara-saudara seagamaku, hingga sesama ummat manusia.

Rasanya sangat sulit memisahkan diri dengan doa. Hari-hari tanpa doa terasa sangat mustahil, karena aku hidup di tengah-tengah doa dan doalah salah satu yang memberi kekuatan hidup kepadaku.

Percayakah Anda kepada kekuatan doa? Aku teringat masa kecilku, saat belajar menghafal doa-doa di dalam bahasa Arab. Banyak doa yang aku tak tahu makna dan artinya. Beranjak dewasa, barulah aku belajar memahami makna dari doa-doa para Nabi dan Rasul dan orang-orang suci terdahulu.

Banyak dari doa diambil dari doa-doa yang termaktub di dalam Al Qur’an. Kuperhatikan doa-doa yang biasa kuucapkan di akhir shalat. Kata-katanya sangat sederhana, jelas, tidak bertele-tele dan penuh kerendahan hati. Semuanya mengungkapkan pengagungan atas kebesaran dan Maha Pengasih Penyayangnya Sang Pencipta. Juga menyampaikan nama-nama kebesaran Ilahi.

Tidakkah itu seperti saat kita berbicara dengan sang kekasih? Kita pasti akan selalu memuji-muji kebaikan, kecantikan atau kelebihan sang kekasih. Subhanallah, Maha Besar Allah SWT. Bahkan untuk berdoapun Allah SWT telah memberikan contohnya. Bila engkau ingin meminta berkatalah dengan bahasa yang indah, sederhana dan pujilah Aku.

Maha Suci Engkau Ya Allah. Sebagai manusia aku sering lupa, saat meminta kurang bermanis kata. Semakin cinta kita padaNya akan semakin banyak puja-puji, dan pinta yang dirangkaikan dalam bentuk doa. Semakin cinta kita kepada seseorang, akan semakin banyak doa kita munajatkan ke hadiratNya untuknya.

Manusia terlahir selalu mencintai dirinya sendiri terlebih dahulu, hingga doa-doa yang diucapkanpun cenderung untuk kebutuhan diri sendiri. Namun betapa cintanya Rasulullah SAW kepada ummatnya. Beliau selalu mendoakan ummat beliau yang terutama.

Doa bagiku adalah kekuatan dan energi yang tak putus. Banyak sekali doa yang terjawab dan tak akan kulupakan. Satu diantara doaku yang terjawab adalah saat  anakku berjuang melawan maut.

Saat itu kuucapkan pintaku untuk kehidupan dan kesembuhannya. Sementara tubuh anakku telah membiru dan membengkak karena berulang kali diberikan nafas buatan, dan detak jantungnyapun telah terhenti. Alhamdulillah, dengan izinNya, anakku masih diberikan perpanjangan umur dan kesehatan hingga kini. Padahal tim medis yang menolongnya sudah hampir berputus asa akan kemungkinan menyelamatkan hidupnya.

Doaku berikutnya yang terjawab, adalah saat anakku dapat bangkit dari tidurnya. Tim medis sudah memvonis bahwa kemungkinan besar anakku tak akan dapat bergerak, bangun atau kembali normal, dan harus tergantung kepada mesin nafas  seumur hidupnya. Alhamdulillah, berkat kebesaran Sang Maha Kuasa, anakku dapat kembali normal setelah melalui masa penyembuhannya.

Doa bagiku adalah ungkapan cinta yang setulusnya, yang diucapkan tak henti tak putus sepanjang zaman. Selama umat manusia masih ada di muka bumi, selama umur masih dikandung badan siapapun tanpa kecuali akan mengucapkan asa dan harapannya bagi kecintaannya.

Seperti doa para kekasih yang mengharapkan kecintaannya hidup lebih berbahagia daripada dirinya. Itulah doa yang diucapkan suamiku dulu padaku, jauh hari sebelum ada bayangan kami akan menikah. Alhamdulillah, aku merasa kebahagiaan melingkupi hari-hariku bersamanya, bersama anak-anak kami, insya Allah sampai nanti.

Apakah suamiku tak bahagia? Hahahahaha……itu urusan dalam negeri dong! Yang jelas akupun tak kalah mendoakan pula kebahagiaan suamiku bersama kami. Insya Allah akan dijawab olehNya. Amin.

Sudahkah Anda menyampaikan doa cinta Anda hari ini?
Salam cinta dan doa,

Louisville, 2007
*Dimuat di Majalah Alia edisi November 2007

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement