|
Hitungan hari saja menuju hari nan fitri bagi yang merayakan. Terbiasa dengan Mudik ? Maka harus ada persiapan selain mudik, yaitu menyiapkan kondisi rumah agar aman ditinggalkan sang penghuni untuk beberapa hari (atau mungkin hitungan satu hingga dua minggu ?).
Hal yang biasa kita lakukan adalah : 1. Pastikan kompor sudah mati ? Hal ini sudah biasa. 2. Pastikan menutup kran air ? Biasa juga. 3. Nyalakan lampu depan atau lampu teras ? O'ow ini juga sudah biasa. 4, Titip rumah pada tetangga ? Hal ini mungkin masih bisa diandalkan, namun tetangga tentunya ada keperluan silahturahiim sehingga tidak dapat mengawasi rumah kita. Nah, apalagi yang harus lebih kita perhatikan ? Tentu saja keamanan barang di dalam rumah agar tidak mudah dijamah oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan (baca : maling atau rampok). Terkesan mengerikan ? Namun ada baiknya kita bersiap diri. Apa saja yang harus kita siapkan ? 1. Hindari menyimpan barang-barang berharga di dalam kamar utama dan lemari utama. Kemungkinan besar tempat tersebut adalah sasaran utama. Biasanya ruangan yang jarang disentuh oleh pihak yang tidak berkepentingan tersebut adalah lemari buku, lemari dapur dan gudang tempat penyimpanan barang-barang yang jarang digunakan. Atau, simpan disela-sela bumbu dapur (ini untuk perhiasan macam giwang, cincin, gelang dan kalung). Untuk barang berharga yang lebih besar, bisa disimpan di dalam panci. Alternatif lainnya, simpan di dalam tempat sampah (dalam keadaan bersih) atau di dalam kardus bekas kulkas/tv. 2. Simpan dengan baik CPU Personal Computer, mungkin ada data penting tersimpan di sana. Atau lepaskan saja harddisk dari dalam CPU. CPU dapat disimpan di dalam gudang, ditutupi koran bekas atau baju bekas. 3. Masih ada waktu untuk melakukan renovasi lantai. Untuk apa ? Kita buat ruang penyimpanan di bawah lantai. Caranya ? Bongkar 2 hingga 4 lantai kemudian simpanlah barang berharga di sana, setelah itu tutup kembali lantai yang sudah kita bongkar tersebut, pasanglah dengan rapi. Lebih bagus lagi, lubang tempat penyimpanan tersebut tepat di bawah lemari dapur yang tidak merepotkan kita saat hendak mengambil kembali. 4. Lampu depan dan lampu ruang dalam rumah sebaiknya dipasangi sensor atau timer. Lampu tersebut bisa didapat di hypermart elektronik. Sehingga saat hari mulai senja, lampu akan menyala dan sebaliknya lampu akan mati. Mengapa dipasang sensor atau timer ? Karena, pada liputan salah satu stasiun TV, orang yang tidak berkepentingan mengaku bahwa salah satu indikator rumah tidak berpenghuni adalah dari hidupnya lampu teras sepanjang hari. 5. Hidupkan radio namun volumenya diatur sedemikian rupa, sehingga tengah malam, tidak terlalu keras volumenya. 6. Usahakan pagar rumah tidak terlalu tertutup sehingga gerakan apapun yang mencurigakan dapat terlihat dari luar rumah. Mengapa begitu ? Lagi-lagi pengakuan orang yang tidak berkepentingan, bahwa mereka bisa bergerak dengan bebas tanpa takut terlihat orang lain apabila pagar rumah tertutup rapat, misalnya ditutup fiberglass atau full tembok. Ada yang perlu diingat, catat lokasi penyimpanan semua barang berharga sehingga apabila suatu saat kita memerlukan maka dengan mudah untuk mencarinya. Selain tips yang telah disebutkan di atas, usahakan, tetap berdoa dan minta perlindungan Yang Kuasa dari segala sesuatu yang merugikan. Tulisan ini dirangkum dari blog jasminemysunshine.multiply.com/journal/item/68?replies_read=12 |