We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kecantikan arrow Cash-Out Quadrant: Bagaimana Anda Membelanjakan Harta Anda?
Cash-Out Quadrant: Bagaimana Anda Membelanjakan Harta Anda? E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Kamis, 11 Oktober 2007


Setiap orang punya cara sendiri dalam membelanjakan hartanya. Termasuk dalam golongan manakah kita gerangan? Artikel yang diforward seorang mom ke milis ini patut kita simak. Ditulis oleh Muhammad Isman, seorang Trainer of Motivation, artikel berjudul Cash-Out Quadrant ini mengajak kita mencermati kembali bagaimanakah kita membelanjakan uang kita, atau istilah kerennya Cash-Out. Penulis membedakan empat kriteria.


1. KUADRAN SEMU
Pada kuadran ini, orang membelanjakan uangnya demi kepuasan semata. Kepuasan yang dimaksud mengacu pada pemenuhan nafsu duniawi dan hampir bisa dipastikan keputusan pengeluaran uang hanya dilandasi oleh hasrat atau keinginan belaka.

Disebut kuadran semu karena manfaat dari barang / jasa yang dibeli bersifat sementara saja, dan kenikmatannya hanya terasa dalam waktu singkat. Bahkan produknya pun tidak akan bertahan lama.

2. KUADRAN PERLU
Membelanjakan uang di kuadran perlu adalah tepat. Mengapa? Karena Anda benar–benar selektif, hanya mengeluarkan uang untuk barang / jasa yang perlu dan ada manfaatnya bagi diri Anda. Contohnya belanja keperluan sehari– hari (makan, minum, pakaian, hiburan, transport dan sebagainya.

Pada kuadran ini, barang / jasa akan tetap dimiliki sampai manfaatnya habis atau sampai Anda memerlukan manfaat baru.

3. KUADRAN ILMU
Membelanjakan uang untuk belajar jelas tidak ada ruginya sama sekali. Asalkan yang dipelajari itu adalah ilmu yang baik. Barang apa yang Anda dapat disini? Wujudnya tidak ada, hanya bukti fisik semata. Contohnya belanja buku, sekolah, seminar, pelatihan, serta semua hal yang akan menambah pengetahuan dan keterampilan Anda.

Belanja di kuadran ini akan meningkatkan kualitas diri Anda. Dan manfaatnya jelas tidak sementara. Ilmu dan keterampilan yang Anda pelajari akan terus dapat digunakan sampai kapanpun.

4. KUADRAN BIRU
Penulis menyebut kuadran ini kuadran biru, karena mengeluarkan uang di kuadran ini memberikan ketenangan dan kebahagiaan.

Jika anda membelanjakan uang di kuadran ini maka barang atau jasanya tidak akan anda dapatkan. Tapi belanjanya amat sangat panjang. Perbelanjaan yang dimaksudkan adalah   sedekah, zakat, derma, bantuan sosial dan bentuk – bentuk amal lainnya.

Jangan salah. Mengeluarkan uang di kuadran ini, bisa dipastikan bahwa anda akan bisa memenuhi kebutuhan belanja di kuadran – kuadran lainnya. Anda akan merasakan kepuasan, manfaat, dan pelajaran. Belum lagi ditambah pahala yang akan anda peroleh dari-NYA. Wah!!, inilah kuadran yang luar biasa.

Dibagian akhir tulisannya, penulis menyarankan kepada kita agar mulai belajar untuk lebih banyak menggunakan harta di kuadran ketiga dan keempat. Dengan demikian pengeluaran kita akan seimbang bahkan lebih berkah lagi. Penulis juga menambahkan, syaratnya niat dan ikhlas.

Saran dari penulis langsung diamini oleh seorang mom lain yang telah mengalami sendiri bagaimana membelanjakan harta di kuadran keempat. Mom ini merasa bahwa uang yang dia sumbangkan kepada seseorang yang sedang berduka telah memudahkan jalannya, menghindarkannya dari hal-hal yang tidak diingininya bahkan menambah rezekinya.

Mom ini juga memberikan satu lagi link tulisan dari seorang kawan tentang pengalaman pribadinya. Mom ini bercerita bagaimana pendapatan yang dia peroleh jika dihitung dengan standard hitungan manusia maka uang perolehannya tidak akan cukup menyara hidupnya sekeluarga. Tapi berkat manajemen yang bagus dan banyak memberi Mom ini dan keluarganya tidak pernah merasa kekurangan. Allah malah memudahkannya dalam menabung. "Rejeki yang berkah, kali ya Mun." Begitu komentar kawannya. Alhamdulillah...

Mungkin kita semua punya pengalaman yang serupa. Jadi Mom, jangan segan-segan untuk berzakat, berinfaq, sedekah, menderma atau berbuat amal lainnya. Karena janji Allah memang tidak pernah meleset. Hadis dibawah ini sangat patut kita renungi:
 
”Bahwa Nabi saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Hai anak cucu Adam, berinfaklah kalian, maka Aku akan memberi ganti kepadamu. Rasulullah saw. bersabda: Anugerah Allah itu penuh dan deras. Ibnu Numair berkata: (Maksud dari) mal'aan adalah pemberian yang banyak dan mendatangkan keberkahan, tak mungkin terkurangi oleh apapun di waktu malam dan siang.”

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement