We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan
Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Kamis, 04 Oktober 2007

Seorang Mom di Milis WRM bercerita tentang depresi yang dialaminya pasca melahirkan dan meminta bantuan saran dari para Moms WRM  lainnya untuk mengatasi depresi yang dialaminya.

Dari hasil diskusi, inilah beberapa saran yang diberikan oleh para Moms WRM untuk mengatasi depresi pasca melahirkan:

1. Cek kesehatan.
Untuk mengetahui kondisi kesehatan yang menyebabkan berbagai gejala penyakit yang dirasakan oleh ibu yang depresi setelah melahirkan.

2. Membuka komunikasi dengan suami dan keluarga.
Ajak suami dan keluarga untuk berdialog dan memonitor 'kewarasan' diri, ajak suami dan keluarga untuk ikut serta di dalam 'apa yang dialami' oleh para ibu pasca melahirkan.

3. Jangan segan untuk menangis dan curhat pada suami atau keluarga yang dipercaya.

Lepaskan semua uneg-uneg diri, biarkan diri tanpa beban. Sampaikan semua pemikiran dan perasaan yang timbul. Setelah lapang, fikirkan dengan tenang apakah hal tersebut rasional dan berdasar. Cari sumbernya mengapa timbul pemikiran seperti itu.

4. Konsultasi dengan para ahli.

Bila diperlukan, konsultasikan dengan ahlinya (dengan sepengetahuan dan didampingi suami dan keluarga) baik secara medis, maupun secara spiritual.

5. Jangan merasa bersalah.

Jangan merasa bersalah mempunyai 'pengalaman ini'. Sehingga diri tak merasa terbebani dan dihantui perasaan bersalah karena sampai dihinggapi 'berbagai macam perasaan dan pemikiran".

6. Jangan remehkan hobby.

Kerjakanlah hobby yang membuat diri fresh. Karena memang apa yang membuat diri kita down seringkali karena apa yang ada di hadapan kita bukanlah situasi ideal yg kita mimpikan. Dengan melakukan hobby yang digemari disitulah kita akan merasa bahwa kita berada di tempat yang benar. Jadi, beri waktu dan ruang untuk diri kita berekspresi dan mengokohkan eksistensi.

7. Mendekatkan di  ke Tuhan.

Segala was-was, prasangka, khawatir, dan lain-lainya yang memicu depresi itu adalah hal-hal  yang selalu dihembus-hembuskan oleh syetan. Karena itu, banyak-banyaklah berdoa kepada Tuhan, dan mendekatkan diri kepadaNya. Yang pasti Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, meskipun kita merasa semua orang sudah meninggalkan kita. (WRM/NzG)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement