We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Si Kecil Mulai Makan Makanan Padat
Si Kecil Mulai Makan Makanan Padat E-mail
Pengirim: Hani Iskadarwati   
Rabu, 15 Agustus 2007

 Rasanya tak sabar menanti waktu kunjungan ke dokter spesialis anak si kecil. Si kecilku sudah masuk empat bulan. Ia sudah bisa tengkurap, mengangkat kepalanya dengan tegak, duduk dengan bantuan dan senang berdiri. Secara keseluruhan kesehatannya tak bermasalah, bahkan kelihatan sangat aktif dan lebih tua dari pada umurnya. Satu yang yang kuperhatikan, ia akan minta disusui atau ikut mengecap bila melihat kakaknya, atau orang lain sedang makan. Kecenderungan ini semakin menjadi belakangan ini. Ia akan menjerit dan menangis bila tak ikut ‘makan’ seperti yang lainnya.


Teringat panduan yang diberikan dokter si kecil mengenai tahapan-tahapan tumbuh kembang anak, duh masih dua bulan lagi nih idealnya! Rasanya tak sabar ingin memberikan makanan tambahan untuknya, tapi khawatir juga bila ada efek negatif dari pemberian makanan tambahan yang terlalu dini. Bertanya kepada suami, ia akan mengelak dan menyarankan untuk menanyakan kepada dokter spesialis anak si kecil. Si kecil bukan pasiennya, tambahnya. Tak ada salahnya bersabar hingga mendapat lampu hijau dari dokter yang merawatnya.
 
Tapi setiap kembali melihat si kecil ikut mengecap-kecap saat kami semua memamah sesuatu, pasti akan luluh kembali hati ini dan merasa iba padanya. Jangan-jangan ia memang merasa lapar? Meskipun ASI yang kuberikan kepadanya semakin lancar dari hari-ke hari, selera makan si kecil pun ikut bertambah bersamanya.
 
Sambil menanti waktu kunjungan ke dokter si kecil, kucoba mencari tahu lebih jauh mengenai pemberian makanan tambahan pertama kepada bayi.
 
Dari semua sumber yang kutemui, kesemuanya menyarankan untuk memberikan makanan padat atau makanan tambahan kepada bayi setelah bayi berusia 6 bulan. Meskipun ada pengecualian bahwa bayi yang berumur di antara 4-6 bulan dapat mulai diberi makanan tambahan bila bayi telah siap.
 
Siap? Wah, ini yang harus kucek dari si kecil sudah siapkah ia?
 
Akhirnya kudapatkan yang kucari, tanda bayi sudah siap menerima makanan tambahan
 
Dapat mengontrol kepalanya, kepala sudah tegak.  Wah ini cek.., si kecil sudah lama  dapat mengangkat kepalanya dan bertahan dalam posisi kepala tegak.

Lepas dari refleks meludah. Agar bayi dapat makan makanan padat,  ia harus dapat menelan dan berhenti menggunakan lidahnya untuk ‘melepeh’ makanan ke luar mulut. Cek lagi..., si kecil juga lulus ini.

Si kecil harus sudah dapat duduk dengan bantuan. Meskipun belum dapat duduk sendiri di ‘high chair/kursi makan’ ia harus duduk tegak untuk menelan makanan. Cek lagi..., sudah sebulan ia dapat duduk dengan bantuan.

Gerakan mengunyah
. Perkembangan mulut  dan lidah bayi sesuai dengan perkembangan sistem pencernaan bayi. Saat bayi dapat menelan dengan efisien, bayi akan terlihat berkurang ‘air liurnya’ yang berlelehan. Pada saat yang bersamaan bayi akan mulai tumbuh gigi.  Ini juga oke.

Pertambahan berat badan
. Kebanyakan bayi siap untuk mulai makan makanan padat bila beratnya sudah mencapai 15 pounds/7-8 kg atau paling tidak 4 bulan. Wah si kecil sudah 16 pounda lebih, jadi pass juga.

Bertambahnya nafsu makan
.  Bayi kelihatannya lapar meskipun sudah mendapatkan 8-10 kali ASI atau susu formula. Ini kelihatan jelas sekali pada si kecil.

Ingin tahu apa yang kita  makan. Bayi kita mulai menengok ke piring makanan kita atau mengikuti gerak sendok ke mulut.  Cek lagi.

Kesimpulannya si kecilku sudah  siap mendapatkan makanan tambahan.
 
Di hari kunjungan ke dokter spesialis anak, jadilah pertanyaanku  berputar sekitar pemberian makanan padat.  Hasil pemeriksaan dokter? Si kecilku sudah bisa mulai mencoba makanan padat.
 
Dari dokter aku mendapatkan beberapa petunjuk:
- Mencobakan makanan tambahan satu persatu, satu macam makanan dicobakan selama tiga hari. Pastikan bayi kita tidak alergi  dan menyukainya. Baru cobakan jenis makanan lainnya.

- Susui/beri susu formula kepada bayi terlebih dulu. Lalu encerkan satu atau dua sdt rice cereal dengan ASI atau susu formula.

- Berikan dengan sendok berujung karet untuk melindungi gusinya.

- Setelah itu secara bertahap tambah kuantitas makanan dan jenis makanan  yang ada.

- Berikan makanan tambahan di kursi tinggi/high chair atau tempat tertentu yang tetap untuk membiasakan bayi kita  mengenal atmosfir waktu makan.

- Jangan paksakan makanan kepada bayi, hormati pilihan dan kesukaannya.

- Jangan berlebihan saat memberikan makanan tambahan.

- Rice cereal dengan tambahan iron dapat menyebabkan sembelit pada bayi, bila terjadi sembelit rice cereal dapat diganti dengan barley.
 
Terjawablah keragu-raguanku selama ini.  Bagaimanapun juga ASI ekslusif harus tetap dinomorsatukan. Bila pemberian ASI/susu formula sudah optimal, namun bayi kita masih menunjukkan keinginan untuk makan, dan bila bayi sudah siap untuk menerima makanan tambahan, tunggulah lampu hijau dari dokter spesialis anak yang merawat.
 
Ada masukan pula mengenai apa yang bisa diberikan kepada bayi usia 4-6 bulan.
 
USIA  BAYI
4-6 Bulan
 
Cobakan makanan yang terbukti tak menimbulkan alergi
 
Cobakan Rice Cereal dicampur dengan pisang atau buah lainnya
 
CEREAL
- Rice
- Barley
- Oat
 
BUAH
- Apel
- Pisang
- Pear
- Alpukat
 
SAYURAN
- Ubi Manis
- Waluh Kuning
- Buncis
 
PROTEIN
- produk olahan susu


Kini aku siap memberikan makanan tambahan untuk si kecil!
 
Sumber:
 
www.babycenter.com/refcap/113.html
www.wholesomebabyfood.com/solids2.htm
pediatrics.about.com/cs/breastfeeding/a/starting_slds.htm
www.breastfeed-essentials.com/solidfood.html

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement