We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Mendidik Anak Dengan 5F
Mendidik Anak Dengan 5F E-mail
Pengirim: Ena Lubis   
Rabu, 01 Agustus 2007

 Sekarang ini, mendidik anak semakin sulit saja. Bagaimana tidak? Godaan semakin canggih dan mudah dijangkau. Dari mulai acara televisi, produk-produk mainan dan pakaian hingga gadget. Nah, untuk mengatisipasinya, tidak ada salahnya jika kita sebagai orang tua mendidik anak dengan selalu mengingat 5F.

FOOD
F yang pertama adalah Food atau Makanan. Tidak dapat dipungkiri kalau makanan dapat mempengaruhi anak. Pola makan yang kurang atau bahkan tidak sehat dapat berpengaruh bagi perkembangan anak. Tidak jarang kita temui anak-anak yang mengalami malnutrisi padahal dia berasal dari keluarga mampu. Belum lagi anak-anak yang mengalami masalah dengan berat badan. Di usia yang masih sangat muda, mereka harus menanggung penyakit hanya karena pola makan yang salah.

Perhatikanlah apa yang anak anda makan. Apakah gizinya sudah tercukupi? Apakah makanannya dalam kondisi baik/layak untuk disantap? Apakah anak anda tertarik untuk memakannya? Dengan pola makan anak, kita telah mempersiapkan mereka untuk menjadi generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Jadi, apakah anda masih menganggap apa yang dimakan oleh anak anda sesuatu yang bisa dinomorduakan?

FASHION

Coba lihat pakaian yang banyak dijual saat ini, terutama untuk anak-anak perempuan. Semakin banyak saja pakaian yang memamerkan aurat. Bahkan secara sengaja di-”pendek”-kan. Alasannya, karena cantik dan lucu. Padahal, para ibu yang bijak, pakaian mini yang dianggap cantik dan lucu itu justru dapat mempengaruhi perkembangan psikis anak. Bahkan pakaian mini dan lucu itu justru bisa membahayakan anak perempuan kita karena saat ini pedofil bertebaran dimana-mana.

Ala bisa karena biasa. Hal ini pun berlaku disini. Kenapa sih anak-anak kita susah sekali untuk mengenakan pakaian yang baik dan sopan? Jawabannya ada di depan kita. Karena kita sebagai orang tua, yang membiasakan mereka untuk mengenakan pakaian yang masuk dalam kategori “cantik dan lucu” tadi. Nah, jangan salahkan anak kalau dia membangkang dan menolak mengenakan pakaian yang menurut kita baik mengingat usianya yang tidak bayi lagi. Mereka kan sudah terbiasa mengenakan pakaian yang mini.

FILM

Berapa banyak sih tayangan film di tivi atau bioskop yang mampu mendidik anak kita sekarang? Sangat sedikit bukan?!! Kebanyakan acara justru lebih sering menayangkan acara-acara yang membuat anak-anak jadi malas, senang berkhayal, berlaku buruk pada orang tua bahkan melakukan kejahatan.

Sebagai orang tua sudah seharusnya membantu anak memilah-milah, mana yang baik untuk ditonton mana yang tidak. Jangan sampai, perilaku anak menjadi tidak baik hanya karena terbiasa menonton tayangan yang tidak layak mereka tonton.  Masih ingat ada yang menghajar temannya karena terinspirasi oleh tayangan sejenis gulat di televisi? Kalau sudah begini siapa yang akan anda salahkan? Pihak pertelevisian atau anda sebagai orang tua?

FANS

F yang keempat adalah fans atau idola. Coba tanya ke anak anda yang masih kecil, siapakah yang diidolainya. Kebanyakan anak-anak lebih mengenal artis daripada pahlawan yang membela negara mereka dari penjajah. Mereka lebih senang mengidolakan artis-artis daripada mengidolakan ayah atau ibunya.

Lantas apakah ada pengaruh idola terhadap perkembangan mental anak? Tentu saja ada. Ingatlah bahwa anak-anak, terutama balita, cenderung menjadi peniru yang baik. Mereka akan meniru apa saja yang dilakuka oleh idolanya itu. Mulai dari cara berpakaian, bicara, perilaku dan sebagainya. Oleh karena itulah, sebagai orang tua sebaiknya mulai memperhatikan siapa sih yang diidolakan oleh anak kita? Apakah si idola dapat memberikan masukan yang baik atau buruk?

FRIEND

Inilah F terakhir yang justru memiliki pengaruh tertinggi pada anak. Teman merupakan sosok yang paling diagungkan oleh anak. Apa yang teman mereka perbuat bisa menjadi acuan bagi mereka. Jika kau berteman dengan tukang minyak, maka kau akan tertular bau minyak dan jika kau berteman dengan penjual bunga, maka kau akan pun akan tertular wangi bunganya.

Perhatikan siapa saja yang menjadi teman anak. Tapi ingat, jangan memberi komentar berlebihan. Ini bisa jadi bumerang. Sedapatnya, bersahabat dengan teman-teman anak kita. Dengan begitu, kita bisa mengontrol mereka dengan baik. Meski demikian, bukan berarti kita jadi melarang anak untuk bergaul atau menentukan pergaulan anak. Hal itu sama saja dengan merampas kemerdekaan mereka untuk bersosialisasi.

Nah, dengan modal 5F ini, semoga bisa menjadi acuan dalam mengontrol diri sendiri dalam mendidik anak-anak dirumah. Semoga berhasil mendidik generasi masa depan cemerlang! (Ena Lubis)
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru




Advertisement