We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2009 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Info Tempat arrow Cara Menangangi Anak Yang Kejang Demam
Cara Menangangi Anak Yang Kejang Demam E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Kamis, 07 Juni 2007
Seorang mom di Milist WRM sharing tentang putranya yang baru saja terkena Kejang Demam. Karena ini adalah pengalaman pertama untuknya, beliau meminta bantuan di milist dengan bertanya demikian, “Apa sih itu kejang demam? Pertolongan pertama apa yang harus dilakukan?” Dan, berikut ini rangkuman dari tanggapan para mommies.

Kejang demam pada dasarnya tidak berbahaya, hanya kelihatannya saja yang seram dan membuat parents jadi panik duluan. Biasanya Kejang Demam terjadi pada 2-4% anak, yang ber-usia diantara usia 6bln - 5 thn, dan umumnya terjadi pada anak. Komplikasi untuk Kejang demam yang berlangsung di bawah 15 menit hampir tidak ada, jadi moms tidak perlu kwatir.

Untuk langkah pertama yang harus di lakukan saat anak terkenan Kejang Demam adalah sbb:
- Moms harus tenang, tarik nafas dalam-dalam, coba yakinkan diri mom kalau sebenarnya kejang demam itu tidak semengerikan sepeti yang terlihat. Baringkan anak ditempat yang aman, seperti karpet yang jauh dari benda-benda berbahaya, lalu miringkan anak kekiri atau kekanan, agar saat anak muntah, muntahannya tidak masuk kedalam paru-paru.

- Walupun kejang demam umum terjadi pada anak, mom tetap harus hati-hati karena ada kejang demam yang berbahaya, tapi itu kalau kejangnya lebih dari 15 menit dan jenis kejangnya kompleks.

- Kejang demam terjadi karena demam yang mendadak naik tiba-tiba atau mendadak turun tiba-tiba, jadi kejang demam bukan disebabkan karena demam yang tinggi. Jadi, memberikan penurun panas atau kompres/transfer panas
sebetulnya nggak ada gunanya, tidak perlu memberikan penurun panas saat anak kejang. Tapi tetap harus di perhatikan selama anak demam, asupan cairan harus terus diperhatikan.

- Perhatikan bagian tubuh mana yang mulai pertama kali kejang; Kaki kanan, kiri atau…? Hal ini akan jadi informasi berharga untuk DSA.

- Moms tidak perlu menahan gerakan kejangnya

- Jangan masukan apapun ke mulutnya, bahkan kalau tadinya ada makanan yang tersisa, sebisa mungkin makanan tersebut dikeluarkan/dibersihkan.

- Lihat jam, berapa menit kejangnya. Biasanya kejang berlangsung kurang dari lima menit. Kalau itu terjadi maka mom’s bisa tenang. Tetapi lain hal kalau kejang terjadi lewat dari 5 menit, sebaiknya anak segera di bawah ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan oleh DSA. Dan saat moms ber-konsultasi dengan DSA sebaiknya minta DSA nya untuk meresepkan obat kejang demam yang biasa di masukkan lewat anus untuk berjaga-jaga.

Perlu juga moms ketahui, kalau pemberian kopi kepada anak yang terkena Kejang Demam, tidak bisa menolong anak lebih baik, karena sampai saat ini tidak ada penelitian secara ilmia yang dapat membuktikannya, itu hanya mitos saja. Informasi terkait tetang Kejang Demam bisa moms baca di website sehatgroup.web.id  (WRM/SA/07)
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement