|
Pengirim: Wida Ariesi
|
|
Rabu, 28 Maret 2007 |
Setiap anak mempunyai rasa takut. Hal ini adalah normal dalam tahap perkembangan. Tugas orang tua adalah tetap memeberikan rasa nyaman pada anak dan bersikap simpatik.Ketakutan itu muncul karena anak belum terbiasa dan belum mengerti akan obyek-obyek yang tiba-tia muncul dalam hidupnya seperti, anak takut mendengar suara vacum cleaner, gonggongan anjing, suara sirine, atau ketakutan untuk mandi.
Mandi adalah sesuatu hal yang menyenangkan bagi anak-anak, karena biasanya anak-anak senang bermain air. Namun dalam tahap kehidupan balita terkadang juga menjumpai kebosanan atau bahkan ketakutan mandi. Hal ini biasanya terjadi pada anak usia 1-2 tahun. Anak takut tergelincir ketika mandi atau takut sabun yang masuk ke mata.
Apakah yang dapat dilakukan orang tua sehingga aktivitas mandi ini menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak balitanya?
1. Berikan penjelasan singkat pada balita bagaimana proses mandi. 2. Biarkan anak bermain memandikan bonekanya atau biarkan anak melihat cara orang tua memandikan bonekanya.Dimulai dari proses awal membuka baju, membersihkan badan sampai dengan mengeringkan badan. 3. Pakailah air,sabun, shampo, dan handuk yang nyaman bagi balita. 4. Putarlah musik favorit atau musik yang menenangkan saat mandi. 5. Mandi disertai dengan permainan. Mainan yang dapat dibawa serta untuk mandi telah banyak dijual di toko-toko seperti,sabun beraneka bentuk dan warna,sponge yang menarik. 6. Cobalah untuk mandi bersama dengan balita anda. Biarkan dia bermain-main dengan orang tua disaat mandi. Memberikan sabun pada badannya sendiri dan badan orang tuanya. 7. Ajaklah anak ke toko untuk memilih sendiri jenis mainan yang dapat dibawa serta mandi. 8. Buatlah aktivitas khusus setelah mandi sehingga anak akan selalu menanti acara mandi. |