|
Juara 1 Lomba Puisi : Tentang Kita |
|
|
Pengirim: Dina S
|
|
Rabu, 07 Maret 2007 |
Oh, sebentar, masakanku hangus! kuketikkan kata itu tergesa Gambar boneka kecil terbahak-bahak muncul di layar
Aku rasanya ingin resign saja, keluhmu dalam tulisan (mungkin kau sedang merenungi tumpukan map-map membosankan di meja kerjamu) Perubahan akan membawa kesegaran, tulisku sambil menyusui bayiku
Di sini panas sekali, masih katamu Oya? Di jendela kulihat salju turun perlahan, kulirik jendelaku dan bayiku yang sedang tidur Pasti indah sekali, seandainya aku bisa terbang ke sana, kata-katamu berpendar di layar Seandainya ada mang bakso lewat di depan rumahku, cetusku rindu pada tanah air
Kata demi kata saling kita kirim merambati entah apa, kabel, byte, bandwith, server? aku tak tahu banyak makna benda-benda asing itu yang kutahu, mereka bisa membantuku untuk mengenalmu, menyapamu, merembahkan dukaku kepadamu, dan menampung rengatan ceria atau sedihmu
Ini dunia maya, kataku Begitu pulakah persahabatan kita, maya, tak sejati? sahutmu Tentu tidak, jawabku Aku sungguh-sungguh menganggapmu sahabat, meski aku baru melihat wajahmu samar dalam balutan tafeta biru, di foto itu Seperti sejatinya petala langit yang tak tampak, rasa di hati pun sejati, bukan?
Teheran, Februari 07 @Dina Sulaeman
|