We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

KAS WRM
Acc. # 103 - 000 420799 - 5
Bank Mandiri Cab Menara Thamrin
A/N Renta Simanjuntak & Hilda Yanuarti
 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2008 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Kecantikan & Busana arrow Kemana Perginya Rambutku?
Kemana Perginya Rambutku? E-mail
Pengirim: wiwit   
Selasa, 13 Pebruari 2007

Beberapa hari ini saya panik gara-gara kedua adik saya berkomentar "Mbak, kok rambutmu tipis banget sekarang? Hampir botak gitu.." Haah!!! Yang bener? Dan ternyata memang benar, setelah saya perhatikan di cermin, rambut bagian depan sangat tipis dan jarang, nyaris botak!

Langsung saja saya kalang-kabut. Mau bagaimana juga, rambut kan mahkota bagi manusia. Pasti kita ingin rambut kita terjaga keindahannya. Maka saya kemudian mencari informasi untuk mendapatkan tips perawatan rambut sehat. Kriteria rambut sehat ternyata cukup sederhana, yaitu tidak terlalu banyak rontok (50-100 helai per hari masih dalam batasan normal) dan tidak kusam. Tidak seperti image rambut sehat yang dijejalkan oleh iklan-iklan shampoo, dimana rambut indah adalah rambut yang panjang, lurus dan berkilauan sampai membuat silau orang yang memandang.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. Bisa disebabkan oleh faktor mekanik (pengelupasan dan kerusakan kutikula karena menyisir dan menata rambut); faktor kimia (pemakaian shampoo yang tidak tepat, pewarnaan, pengeritingan dan pemucatan atau bleaching, menyisir saat rambut basah, dan menjepit/mengikat rambut terlalu kuat); dan faktor lingkungan (matahari, polusi, dan asap) yang membuat rambut kehilangan protein.

Begitupun wanita hamil yang tidak mendapatkan gizi secara cukup, secara otomatis tubuh akan berpihak pada kepentingan proses kehamilan, ketimbang rambut. Fluktuasi hormon karena kehamilan dan pemakaian obat tertentu pun dapat jadi sebab naiknya presentase rambut istirahat, dan selanjutnya rontok. Faktor-faktor lain yang ikut menunjang kerontokan rambut jenis ini adalah tekanan jiwa dan penyakit-penyakit tertentu seperti kelainan tiroid, anemia, demam, dan flu berat. Selain itu, pemakaian obat-obatan yang salah juga bisa menyebabkan kerontokkan, terutama dari jenis obat yang berfungsi mencairkan darah.

Lalu bagaimana cara mengatasi dan mengantisipasi kerontokan? Simak beberapa tips berikut ini :

1. Cuci rambut dengan bersih Dimulai dengan membasahi rambut dengan air hangat. Tuangkan shampo ke telapak tangan. Anda membutuhkan cukup busa untuk menutupi setiap helai rambut. Gosoklah shampo di tangan sampai berbusa, kemudian aplikasikan pada rambut Anda. Mulai dari kulit kepala, lalu mulailah mengeramas seluruh rambut dengan gerakan pemijatan lembut dengan ujung jari. Hati-hati agar jangan menggosok rambut dengan kasar, karena pada saat itulah rambut sangat rentan terhadap kerusakan dan friksi.

2. Beri pelembab (conditioner) Untuk melembapkan rambut, sebaiknya membersihkan rambut sampai benar-benar bersih dari sisa shampo. Lalu tuangkan kondisioner ke telapak tangan, dan aplikasikan kondisioner pada rambut dengan menggunakan jari tangan secara lembut. Kondisioner harus terbagi rata pada rambut. Biarkan kondisioner bekerja selama 1-2 menit. Bersihkan kondisioner dengan air. Ketika mengeringkan rambut, dianjurkan memakai handuk yang bersih dan kering, yang digunakan untuk menepuk-nepuk rambut secara lembut.

3. Pakai sisir dengan gigi jarang dan ujung membulat, terutama sat rambut dalam keadaan basah.

4. Makan makanan bergizi terutama yang mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan selenium.

5. Sempatkanlah memijat seluruh kulit kepala dengan ujung-ujung jari. Aktivitas ini akan merangsang aliran darah menuju pembuluh kapiler yang menghantarkan makanan bagi akar-akar rambut.

6. Perawatan dengan menggunakan bahan-bahan tradisional.

� Kulit Semangka : Ambil bagian kulit semangka yang berwarna putih (gosok-gosokkan pada kulit kepala secara merata lakukan pada sore harii dan biarkan semalaman agar meresap. Esoknya bilas sampai bersih. Lakukan 1-2 kali seminggu

� Kemiri : Siapkan daging biji kemiri sebanyak seperempat kilogram tumbuk sampai halus lalu masukkan ke dalam panci. Tambahkan satu gelas air bersih, aduk sampai merata. Panaskan di atas api sambil diaduk sampai mendidih dan keluar minyak. Setelah dingin, peras dan saring dengan kain kasa untuk mendapatkan minyaknya. Didihkan kembali minyak tersebut agar mengental. Setelah dingin, gosok-gosok minyak kemiri ini pada kulit kepala. Lakukan 2-3 kali seminggu.

� Buah asam : Ambil daging buah asam yang sudah masak. Tambahkan sedikit air bersih sambil diremas-remas. Setelah larut merata, saring dengan kain kasa. Gosokkan sari buah asam tadi keseluruh kulit kepala sambil dipijat ringan. Biarkan beberapa saat, kemudian rambut dicuci bersih dengan sampo.

� Seledri : Ambil 7-10 tangkai daun seledri. Tumbuk sampai halus. Setelah keramas gosokkan hasil tumbukan daun seledri ini ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijit ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan topi plastik selam kurang lebih 1 jam. Bilas dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Khusus bagi yang berjilbab

Rambut yang sering ditutupi jilbab biasanya mudah berkeringat dan sangat lembab. Terlebih jika wanita berjilbab ini mempunyai aktivitas yang sangat tinggi. Untuk mengatasinya, ada baiknya jika sering berkeramas minimal dua hari sekali, serta teratur dalam melakukan creambath, dan perawatan khusus bagi rambut yang berjilbab. Shampo yang digunakan pun harus sesuai dengan kondisi rambut berjilbab. Sebaiknya memakai sampo yang banyak mengandung sari lidah buaya. Tanaman itu berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut dan mengurangi kerontokan. Bisa pula memakai sampo kelapa hijau dan yang berasal dari sari akar wortel. Kedua tanaman itu berkhasiat memperbaiki pertumbuhan rambut.

(Wiwit Wijayanti dari berbagai sumber)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement